Saya sekarang adalah seorang petani jagung. Sudah berjalan sekitar 2 tahun begitu pula jika ada orang yang menjual jagung ke saya pasti akan saya terima. Bukan karena saya butuh, tapi saya ingin membantu petani jagung kecil di daerah saya.
Namun akhir akhir ini harga jagung menjadi yang termahal di banding tahun sebelumnya, saya beruntung karena saya juga menanam jagung. Tapi di balik mahalnya harga jagung, saya justru merugi.
Kok bisa merugi ? bisa karena dibalik harga jagung yang mahal, orang orang jadi minta harga yang lebih tinggi lagi. Dan ketika harganya turun perlahan, petani lainnya tidak mau mengerti, dan selalu minta harga yang tinggi.
Di situlah saya rugi, karena saya harus membeli jagung dengan harga yang tinggi dari petani lain, sedangkan saya hanya bisa menjual jagung dengan harga yang pas pasan.

